Rabu, 15 Agustus 2012

Empat SKPD tak Libur Lebaran

EMPAT Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tidak libur selama Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah. Pasalnya, keempat SKPD tersebut termasuk instansi pelayanan publik. Keempat SKPD tersebut yaitu, Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin (RSUD SI), Puskesmas, Pemadam Kebakaran dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Yang termasuk pelayan publik itu bekerja seperti biasa. Jadi, harus tetap melayani masyarakat meskipun pada saat Lebaran. Tak ada cuti bersama ataupun libur nasional," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kobar, Gusti Imansyah saat ditemui Metamorfosisnews di ruang kerjanya, Selasa (14/8).

Menurut dia, ada dua point penting yang ditekankan untuk para PNS yang bekerja di empat SKPD tersebut. Pertama, penugasan khusus di hari Lebaran dibagi dalam dua unit yaitu unit pelayanan kesehatan dan unit pelayanan masyarakat. Kedua, diharapkan untuk menjaga ketertiban dan saling menghormati antar-PNS yang berlainan agama. Hal ini didasarkan pada Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, No. 7 Tahun 2011, No. 04/MEN/VII/2011, dan No. SKB/03/M.PAN-RB/07/2011, tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2012. "Surat tersebut sudah diedarkan ke tiap instansi yang bersangkutan. Tentunya jika melanggar akan diberi sanksi."

Sementara itu, pengaturan penugasan untuk setiap pegawai yang tidak mendapat cuti bersama dan libur nasional diserahkan kepada kebijakan pimpinannya masing-masing. Artinya, pimpinan SKPD harus mengatur penugasan pegawainya dalam upaya pelayanan kepada masyarakat tersebut. "Seperti rumah sakit itu ya harus tetap beroperasi. Masak kalau ada yang sakit harus menunggu beberapa hari karena dokternya pada libur Lebaran. Keburu mati dong."

Tidak liburnya beberapa instansi ini juga sama seperti tahun sebelumnya. Meski sedang berlebaran, pelayanan masyarakat tetap harus dilaksanakan. Gusti juga mengimbau bagi petugas yang beragama lain untuk dapat bekerjasama. Apalagi dengan kondisi dengan tuntutan bekerja ekstra. Hal ini akan menjadi sebuah kebersamaan dalam membangun pelayanan yang maksimal. "Petugas yang tidak merayakan Lebaran untuk dapat bekerja ekstra. Dan ketika giliran mereka merayakan hari rayanya, mereka juga harus diberikan libur."

Para PNS libur dari tanggal 17 Agustus dan berakhir 22 Agustus. Artinya, para PNS libur selama enam hari. Riciannya, 17 Agustus libur kemerdekaan, 18 Agustus Hari Sabtu (libur kerja), 19-20 Agustus libur Lebaran dan 21-22 Agustus cuti bersama.

Sabtu, 11 Agustus 2012

Polres Siap Amankan Lebaran


KEPOLISIAN Resor (Polres) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) meningkatkan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah. Sekurangnya 200 aparat gabungan bakal dikerahkan dalam kegiatan pengamanan yang diberi nama operasi ketupat 2012 itu.

"Pengamanan yang bakal berlangsung mulai H-7 Lebaran hingga H+7 itu, untuk mengantisipasi gangguan keamanan di wilayah hukum Polres Kobar," ujar Kapolres Kobar Ajun Komisaris Besar, Novi Irawan, kepada Metamorfosisnews seusai Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Telabang 2012 di Halaman Polres Kobar, Jumat (10/8).

Menurut Novi, selama operasi ketupat ini berlangsung, aparat gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Dishubkominfo, Satpol PP, Damkar Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kobar, Bandara Iskandar, Administratur Pelabuhan (Adpel) Kumai, Satpol Airud dan Dinkes itu, bakal memfokuskan penjagaan di lima titik keramaian. Selain rawan macet, lima titik tersebut rawan tindak kejahatan. Bahkan, para petugas akan disiagakan 1x24 di lima titik tersebut. "Selain itu, juga menyedikan 15 unit kendaraan jenis trail untuk berpatroli masuk hingga perkampungan. Hal ini sebagai langkah untuk mempersempit ruang gerak para pelaku tindak kriminal."
Siap : Anggota Polres Kobar sedang menggelar upacara gabungan dengan instansi lain di halaman Polres Kobar, Jumat (10/8). Polres Kobar mengkalim telah siap untuk mengamankan Hari Raya  Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah.


Dia merinci, lima titik fokus penjagaan tersebut di antaranya Jalan Pangeran Antasari, Pasar Lama, Bundaran Pancasila, Jalan Bendahara Kumai atau Pelabuhan Panglima Utar Kumai dan simpang Aminjaya, Pangkalan Banteng. "Selain petugas berbaju lengkap, kami juga mengerahkan polisi berbaju preman untuk masuk ke tempat-tempat tertentu yang mengindikasikan rawan kejahatan."

Pihaknya, kata Novi, akan memberlakukan skala proritas dalam operasi tersebut. Diantaranya, menangani kemacetan jalan, tindakan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), minuman keras, petasan dan gendam. Selain itu, mencegah adanya calo tiket, kecelakaan dan balap liar. "Kami telah siap mengamankan lebaran. Semua tindakan kejahatan bakal ditindak. Termasuk untuk para penimbun dan pelangsir BBM yang mulai marak di SPBU. Sulitnya distribusi BBM, akan menghabat distribusi barang kebutuhan pokok."